was born to be happiness seeker♛

Friday, June 22, 2012

Seperti Hujan

Posted by Yuana Gita Yanuari
ketika matahari diam-diam sirna,
ketika langit berubah kelabu,
ketika awan murung menatapku,
semilir angin menyentuh sampai urat nadiku,
aku menatap awan secara nanar,
tak kulihat senyum biasa yang tersungging barang sedikit, dalam raut wajah manisnya,
yang kulihat hanya mendung menutupi sinarnya.
aku resapi setiap gerakannya,
aku amati setiap perubahannya,
yang kudapati awan itu semakin sedih,
yang kudapati air itu terus menetes dari dalamnya
mengapa ia menangis?
aku rasa tak ada yang salah ketika cerah itu,
aku rasa matahari tak menyakitinya,
aku rasa aku tak berdosa hari ini.
air itu terus menetes satu-satu, bening, dan penuh kedamaian
aku rasakan dingin sejuknya sampai ke ulu hati,
aku rasakan desiran lembut yang mengalir dalam nadi,
seiring ketenanganku berada bersamanya

entah berapa lama waktu berjalan,
aku tak merasakan keganjalan,
hingga akhirnya air mata itu sirna,
awan itu menggoreskan senyum tipis kesayanganku lagi :’)
“sempurna” hati ini berbisik senyap.
ditengah goresan lukanya, hujan masih memberikan bahagia,
ku lihat ribuan bidadari dalam senja, yang menjelma indah sebagai pelangi,
jauh lebih indah dari yang aku rasa, dan semua itu karnanya..
Tuhan, aku ingin seperti dirinya,
hujan yang selama ini aku anggap biasa, ternyata lebih dari luar biasa :)
hujan yang selalu menjadi hal buruk untukku,
kini menjadi hal yang tidak terganti bagi diriku.
aku belajar menjadi hujan, aku ingin sepertinya,
saat air itu mengalir dengan derasnya, saat tawa itu menjadi bisu,
ia tak pernah mengeluh karna apa dia menangis,
melainkan harus bagaimana dia setelah menangis.
dia menghadiahkan pelangi dalam senja, sebagai ganti kesedihannya.
dia membuat semua orang bahagia,
ditengah keadaannya yang masih dalam diam

Tuhan, andai aku dirinya..
andai aku dapat melakukan hal yang sama dengannya,
andai semua semudah yang aku bayangkan,
andai engkau tahu, aku ingin menjadi lebih indah dari hujan
semua orang boleh merasakan kesedihanku,
semua orang patut melihat air mataku,
semua orang tak perlu peduli akan gundahku,
tapi Tuhan, aku ingin mereka merasakan bahagia,
aku ingin memberikan sedikit kebahagiaan dibalik airmataku,
dibalik kelemahanku, dibalik buruknya aku.
seperti hujan..
pelangi ada karna hujan turun,
keindahan alam tercipta, berkat hujan..
berkat air mata hujan, berkat kesedihannya.
tapi dibalik sedihnya, ia selalu memberikan indahnya.

Tuhan, bawa aku diam-diam menjadi seperti dirinya :’)







agitayuana

0 comments:

Post a Comment

♥ a g i t a - y u a n a ♥
 

Gita! Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review