Semuanya mutlak tindakan bodohmu.
Sekarang hanya sebuah penyesalan yang mewarnai harimu.
Aku tak bisa lagi mencoba menyayangimu, bahkan mencintaimu.
Kekecewaan ini, kini telah menutupi sayang ku yang dulu suci
Ku rasa, perasaan ini telah berubah menjadi suatu kebencian atas dirimu.
Air mata yang mewarnai tulisanku, menghiasi setiap lembar kertasku,
Kata demi kata yang terurai indah dengan penuh derai air mata,
Kini menjadi malaikat pengiring hidupku.
Senyum manis yang dulu selalu terselip disetiap langkahku,
Kini berubah menjadi sebuah senyuman tak bermakna karnamu.
Percayalah, penyesalanmu takkan berarti lagi saat ini.
Satu atau bahkan seribu mawar kau berikan,
Takkan bisa menjadi penawar segala penyakit yang kau tebarkan.
Dibawah kolong langit ini aku bersumpah,
Takkan pernah terulang lagi kisah kita layaknya mereka.
Maaf karna cinta, bukan lagi cinta melainkan penyesalan.
Seuntai senyuman kecil dengan setetes air mata suci penuh makna,
ku persembahkan sebagai tanda perpisahan :’)

0 comments:
Post a Comment